CIKARANG PUSAT-Kader Partai Golkar angkat bicara soal belum adanya proses penyeleksian Calon Wakil Bupati (Cawabup) Bekasi sesuai mekanisme yang berlaku.
“Belum ada tuh proses penyeleksian Cawabup Bekasi sesuai mekanisme yang berlaku. Munculnya dua nama yang mendapat rekomendasi dari DPP, sepenuhnya atas campur tangan DPD Partai Golkar Jawa Barat,” sindir Demisioner Wakil Ketua Bidang Hukum dan HAM DPD Partai Golkar Kabupaten Bekasi, Arif Rahman Hakim.
“Dalam hal ini, di internal Golkar Kabupaten Bekasi belum pernah ada rapat terkait munculnya dua mana itu. Tiba-tiba pada rezim Plt yang lalu, pak Yoyo dari Jawa Barat yang mengusulkan, bukan Pak Eka Supria Atmaja,”lanjut Arif.
Menurut Arif, munculnya dua nama itu tidak melalui mekanisme yang benar,lantaran belum ada proses seleksi.
Ia pun mengungkap bahwa tidak pernah ada rapat pengurus soal penyeleksian ini. “Kita berharap seleksi itu dibentuk sesuai proses,” katanya.
Terkait pernyataan yang diutarakan Pengurus DPD Partai Golkar Jawa Barat yang menyebut rekomendasi tersebut hasil kesepakatan partai koalisi di Jawa Barat, Arif meminta agar orang tersebut jangan terlalu maju dalam mengurusi Kabupaten Bekasi.
“Kemarin pengurus DPD Jabar mengatakan itu sudah tahun lalu rapat di tingkat provinsi,padahal soal wabup kan domainnya pengurus kabupaten, kenapa Jawa Barat yang sibuk. Harusnya Jawa Barat sifatnya hanya menerima usulan dari Kabupaten, kemudian menyampaikan ke DPP.Kita jadi curiga dengan tindak tanduknya,” demikian ujar Arif mengakhiri.(ZAL)
Leave a Reply