TAMBUN SELATAN- Meski memiliki sistem pengamaanan, kawasan Grandwisata, Desa Lambaangsari, Tambun Selatan ternyata masih rawan dari tindak kekerasan Jalan Raya di wilayah perumahan elit tersebut. Terbukti, pada Rabu dinihari tadi Serka Agus Riyanto, Babinsa Desa Lambangsari, Tambun Selatan, jadi korban pembacokan diduga geng motor di Jalan Raya Utama Grandwisata.
Peristiwa bermula saat Serka Agus melintasi Jalan Baru Utama Grandwisata untuk menuju kediamannya usai melakukan patroli kewilayahan di desa Lambangsari. Saat melintasi jalan tersebut, korban dihadang para pelaku diduga kelompok geng motor berjumlah 8 orang dengan menggunakan 4 kendaraan roda dua (motor), lengkap dengan senjata tajam menyerupai cerulit pada Rabu dini hari sekitar pulul 01:30 WIB.
Sempat terjadi adu mulut dan akhirnya terjadi perkelahian yang menyebabkan korban tumbang dengan luka bacokan di punggung korban.
“Korban saat terkena bacokan langsung meminta pertolongan medis ke rumah Sakit Hermina yang tidak jauh dari lokasi kejadian,”ujar Kepala Desa (Kades) Lambangsari, Pipit Haryanti, kepada Bekasi Ekspres saat di RS Hermina, sambil menjelaskan kalau korban sudah dipindahkan ke RSPAD Gatot Subroto untuk mendapatkan perawatan medis secara khusus, Rabu (24/10/2018).
“Dengan kejadian yang menimpa Babinsa kami ini, saya meminta pihak kepolisian segera menangkap para pelaku. Dan selain kami akan menggandeng Linmas dan Pokdar untuk menjaga keamanan wilayah. Dan kami juga meminta pihak Grandwisata untuk meningkatkan pengamanan kawasannya, apalagi Jalan Baru Grandwisata dari informasi yang kami dapat, rawan pelaku kejahatan jalanan karena sering dipakai balap liar dan tongkrongan,”imbuh Kades akrab disapa bunda ini.
Saat ini kasus tindak kejahatan jalanan ini ditangani pihak Polsek Tambun.(RIF)
Leave a Reply