Sekjen Organda Jabar Bantah Usir Pengurus Kota Bekasi Saat Audiensi

Suasana audensi DPC Organda Kota Bekasi dengan DPD Organda Jabar.

BEKASI TIMUR – Sekretaris Jenderal Dewan Perwakilan Daerah Organisasi Angkutan Darat ( Sekjen DPD Organda) Jawa Barat Hardiman menampik rumor soal pengusiran pengurus DPC Organda Kota Bekasi saat melakukan audensi di kantornya.

“Bukan ah, itu bukan pengusiran. Biasa kan ada hangat dikit (saat audensi), supaya teratur gitu. Semua diterima dengan baik,” ujarnya singkat saat dihubungi awak media, Sabtu (26/09/2020).

Hal senada juga diutarakan Anton R Widodo, Bidang Hukum DPC Organda Kota Bekasi. Menurut dia, kunjungan yang dilakukan pada hari Rabu, (23/09/2020) bersama jajaran pengurus DPC Organda Kota Bekasi tersebut atas permintaan Sekjen DPD Hardiman guna melakukan audensi membahas permasalahan yang ada di DPC Organda Kota Bekasi, menyangkut persoalan hukum yang kini menjerat Ketua Amat Juaini.

“Artinya, kehadiran kami itu memang ditunggu di sana untuk memberikan penjelasan kondisi Organda Kota Bekasi, baik dari sisi pengelolaan organisasi yang dijalankan saudara Mat (Amat Juaini), maupun dari sisi pidananya,” terangnya.

Dia menegaskan, kedatangan rombongan pengurus DPC Organda Kota Bekasi terdiri dari Dewan Pertimbangan (H. Ayib, Daeng Syahrir, Hotman Pane, H. Ireng), Sekjen Organda Kota Bekasi Arihta Tarigan, Wakil Ketua I Marwih, Wakil Sekrtaris Ahmad Sumantri, Bendahara Organda Ratih, Kepala Bidang (Kabid) dan Kelompok Kerja Unit (KKU) disambut dengan baik di DPD Jabar.

“Di sana kita disambut dengan baik, yang menerima di sana Ketua Kang Dida Suprinda, Sekretaris Hardiman, Wakil Ketua Ibu Neneng dan Olan Siswanto Ketua Bidang Hukum,”jelasnya.

Menanggapi kabar tersebut, Anton menduga ada pihak tertentu yang sengaja menghembuskan isu, karena saat ini tengah ada polemik terkait kepengurusan di dalam tubuh DPC Organda Kota Bekasi.

“Memang kami ngomong agak keras, tapi tidak ada itu pengusiran yang dilakukan DPD terhadap kelompok kita. Apapun yang diomongkan kelompok mereka, saya anggap angin lalu, itu hanya alibi mereka saja,”pungkasnya. (RAN)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*