BEKASI SELATAN-Bermula dari sebuah kecintaan pada tampilan mobil yang unik dan terlihat kreatif serta ingin menjalin persaudaraan dengan sesama penggemar tunggangan roda empat di seluruh Indonesia, maka tercetuslah ide membentuk Komunitas Mobil Cutting Stickers (Komics) pada tanggal 19 September 2019.
“Idenya dari saya sendiri dan om Risma wakil ketua umum. Awal mulanya membentuk Komics karena kita melihat penyuka modifikasi dengan menggunakan sticker di medsos dan di jalan-jalan itu banyak,” ujar Eza Fian, Ketua umum (Ketum) Komicz Indonesia pada awak media di hotel Amarossa Bekasi Selatan, Minggu (15/12/2019).
Menurut Eza, kendati masih baru, Komics Indonesia kini telah memiliki 8 chapter yang tersebar diantaranya, Jakarta Raya, Bekasi Raya, Sumedang, Depok, Tanggerang, juga Purwasuka (Purwakarta,Sumedang,Karawang).
“Purwasuka ini saya jadikan satu, kemudian ada Banten, ada Depok yang baru dibentuk Pengcabnya dan terakhir Bandung. Terbanyak anggotanya di Sumedang, Depok, Bekasi terus Purwakarta dan Jakarta,” terangnya.
Ia memaparkan, kendati nama komunitasnya identik dengan mobil cutting sticker namun Eza mengatakan bagi yang ingin bergabung tidak diwajibkan mobilnya untuk di sticker, karena Komics sendiri dasarnya lebih mengutamakan jalinan silaturahmi antar anggota dan jika ingin bergabung pun syaratnya mudah.
“Untuk pendaftaran bergabung dengan Komics registrasinya hanya Rp 200 ribu, nanti akan mendapat kemeja, kemudian sticker Id, lalu nomor punggung buat di mobil dan sticker nasional Komicz, itu registrasinya 200 ribu,” jelasnya.
Saat ini, kata Eza, Komics sedang mengadakan Musyawarah Nasional (Munas) juga deklarasi untuk membahas Anggaran Dasar Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) dan tata tertib, sekaligus silaturahmi dan perkenalan dengan sesama anggota di luar daerah.
“Ke depan kita mau ada deklarasi nasional sama anniversary Komics yang pertama, di situ nanti kita sisipkan acara CSR , karena seperti yang tadi saya bilang, kita lebih mengutamakan pendidikan, kesehatan dan lingkungan hidup dan akan melibatkan pemerintah daerah,”pungkasnya. (RAN)
Leave a Reply