BEKASI SELATAN – Lurah Jakasampurna, Nurdin mengunjungi balita pasien penderita gizi buruk di RSUD Kota Bekasi, Rabu (25/7/2018). Nurdin berbincang dengan orangtua pasien itu sembari menanyakan perkembangan kondisi balita tersebut.
Nurdin juga menanyakan proses penanganan dan perkembangan hasil pemeriksaan medis terhadap balita itu, kepada dokter spesialias yang menanganinya.
“Saya cukup prihatin dengan adanya pasien penderita gizi buruk di wilayah saya, walaupun Rizki sendiri baru satu bulan bertempat tinggal di Jakasampurna” kata Nurdin.
Terkait itu, dia mengimbau kepada warga yang memiliki balita agar rutin untuk memeriksakan anaknya ke Puskesmas Pembantu (Pustu), puskesmas maupun rumah sakit. Sehingga jika ada gejala-gejala penyakit termasuk gizi buruk ini bisa segera mendapatkan penanganan dari tim medis.
Nurdin pun meminta kepada para ketua RT/RW untuk bersikap responsif ketika menemukan ada balita penderita gizi buruk di masing-masing wilayahnya. Dia tidak ingin mendengar ada balita penderita gizi buruk yang kesulitan masuk rumah sakit.
“Saya sudah perintahkan RT/RW. Kalau ada anak penderita gizi buruk paksa masuk ke rumah sakit,” kata Nurdin saat didampingi Ketua RW011usai menjenguk Rizki Fadillah (1,5).
Dia menginginkan, para Ketua RT/ RW di tiap wilayah aktif memonitor sekaligus membantu warga yang terkena musibah. “Saya mau Ketua RT seperti iklan obat penurun panas tempo dulu. Ketika ada warga gedor-gedor rumahnya, mereka kasih obat,” tandas Nurdin. (GUN)
Leave a Reply