Tokoh Ulama Desak Pj Walikota Mundur, Ini Jawaban Ruddy Gandakusumah

SAMBANGI PEMKOT : Tokoh Ulama dan Masyarakat saat menyambangi Pemkot Bekasi.

BEKASI SELATAN – Beberapa tokoh ulama menyambangi kantor Walikota Bekasi guna bertemu dengan Pj Walikota Bekasi Ruddy Gandakusumah. Namun dalam agenda tersebut, para tokoh tersebut tidak dapat bertemu dengan Pj karena ada agenda lain.

Sehingga demikian, kekecewaan pun terlihat pada raut muka para tokoh ulama atas sikap Pj Walikota yang tidak bersedia menemui mereka. “Pertemuan ini tidak jadi, kita kecewa, padahal sudah dijadwal, dan kita kecewa lagi harus kirim surat kenapa kemarin tidak diberitahu begitu,” kata Abdul Manan, Ketua FKUB Kota Bekasi.

Sementara, Ketua Majlis Dewan Kehormatan Masjid Kota Bekasi, KH. Abdul Hadi pun angkat bicara atas sikap dingin Pj Walikota Bekasi, yang menurutnya sudah tidak pantas dilakukan seorang pemimpin dalam pemerintahan.

“Kalau dirasa tidak harmonis dalam roda pemerintahan, buat apa Pj Walikota dipertahankan, lebih baik diganti, sudahlah Pj Wali Kota pulang kampung saja,”ujar Abdul Hadi.

Bila dipaksaka, kata Abdul Hadi, dapat berimbas pada pelayanan masyarakat jika di dalam suatu lembaga pemerintahan sudah tidak lagi harmonis satu dengan yang lainnya.

“Jika di lingkup kerja situasinya sudah tidak baik, kan dampaknya pada pelayanan, lebih baik digantikan agar proses pelayanan Kota Bekasi tetap berjalan sebagaimana mestinya,”ungkapnya.

Terpisah, Pj Walikota Bekasi Ruddy Gandakusumah memberikan tanggapannya terkait dengan kehadiran para ulama tersebut ke Pemkot Bekasi. Dikatakan Ruddy, kedatangan para ulama tersebut, harus jelas kedatangan dan alasannya dengan memerintahkan dirinya untuk mundur.

“Harus jelas alasan mengapa saya harus pulang kampung, apakah saya korupsi, cacat moral, terlibat narkoba atau apa, dan ada mekanisme atau aturan untuk menyampaikan ketidak puasan,” kata Ruddy Gandakusumah kepada Wartawan melalui pesan Whatsapp, Senin (23/7/2018).

Dirinya juga menjelaskan bahwa sudah menjalankan amanah sebagai Pejabat Walikota Bekasi dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, jelang habis masa baktinya sebagai Pejabat (Pj) Walikota Bekasi Sepetember mendatang, ia akan menuntaskan masa tugasnya dan kembali bertugas ke Provinsi Jawa Barat.

“Sebagian besar tugas saya Alhamdulillah berjalan baik, pilkada serentak kondusif, pemerintahan berjalan normal, pelayanan masyarakat tidak terganggu. Insya Allah sesuai penugasan, tugas saya akan berakhir tgl 20 September 2018, bersamaan dengab pelantikan kepala daerah terpilih seluruh Indonesia,” pungkas Ruddy.(GUN)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*