SUKATANI – Salah satu tokoh masyarakat Desa Sukadarma yang juga sosok seorang pengusaha bengkel teralis dan baja ringan, Karta Wijaya dengan rendah hati menyatakan kesiapanya untuk maju dalam pertarungan Pilkades di Desa Sukadarma tahun 2018. Ia pun mohon restu dan dukungan semua lapisan masyarakat Desa Sukadarma demi mewujudkan perubahan kemajuan masyarakat setempat secara adil dan merata.
“Saya sudah siap hibahkan diri ini untuk berjuang bersama masyarakat demi terwujudnya perubahan pembangunan di Desa Sukadarma secara adil dan merata,” ungkapnya, Rabu (29/3).
Dijelaskan Karta, keseriusan untuk ikut bertarung di Pilkades di desanya lantaran
merasa prihatin dengan kondisi yang ada sekarang ini. Dirinya tergerak untuk maju ketika melihat dan mendengar langsung dari masyarakat bahwa ternyata masih banyak pembangunan jalan maupun drainese yang tidak merata. Bahkan mirisnya lagi, papar Karta, data penerima rumah tidak layak huni (Rutilahu) dan beras sejahtera (Rasta) tidak valid serta tidak tepat sasaran.
” Banyak masyarakat yang mengeluh terhadap hasil pembangunan, Rutilahu dan penerima Rasta yang belum tepat sasaran, bahkan sebagian dari mereka yang benar -benar membutuhkan dan layak untuk dibantu justru kenyataanya belum mendapatkan hal itu,” beber Karta.
Selain itu, kata Karta, banyak pemuda dan pemudi usia produktif masih kesulitan dalam mendapatkan lapangan kerja. Ia pun berjanji jika terpilih dan mendapatkan amanat dari masyarakat untuk memimpin, pertama yang dilakukan adalah mensinkronisasi data secara valid, baik untuk penerima bantuan rutilahu maupun rasta.
Karta juga siap tempat usahanya dijadikan lokasi Balai Latihan Kerja (BLK) secara gratis untuk melatih masyarakat yang masih belum punya pengalaman kerja sehinga bisa mendapatkan sertifikasi keahlian. Harapannya agar mampu bersaing saat melamar pekerjaan di beberapa perusahaan yang membutuhkan.
“Saya kalau terpilih nanti akan kerjasama dengan Disnaker untuk buka BLK dalam pelatihan tenaga kerja, sekaligus membantu untuk mendapatkan pekerjaan secara layak di beberapa perusahaan industri. Itu saya jamin gratis tanpa dipungut biaya sepeser pun,” terangnya.
Karta menyebut masih banyak program kerja yang akan dilaksanakan, baik yang bersifat sosial, semisal santunan anak yatim secara rutin tiap bulanya maupun membantu pengumpulan dana secara sukarelawan melalui CSR maupun hibah dalam pembangunan masjid, posyandu serta sektor lainnya.
“Saya juga akan mewujudkan terbentuknya Badan Usaha Milik Desa (Bumdes) dalam rangka mengali potensi usaha kecil dan menengah serta koperasi, dimana hasil keuntungannya untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat kecil dan menengah,” ujarnya mengakhiri wawancara.(RED)
Leave a Reply