BABELAN-Danau galian di Perumahan Wahana Babelan kembali menelan korban jiwa, dimana sebelumnya pada tahun 2018 seorang wanita ditemukan mengambang. Kali ini tiga bocah yang jadi korban, Jumat (13/03/2020).
Ditemui Bekasiekspres.com di lokasi kejadian, Anggota Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kecamatan Babelan, Syamsul menuturkan, Tagana mendapat laporan dari Ketua RT setempat bahwa ada beberapa orang tenggelam.
Setelah dilakukan pencarian bersama Tim Destana Babelan Kota, ditemukan tiga anak usia sekitar sepuluh tahun dengan kondisi tidak bernafas. Seluruh korban merupakan warga Desa Babelan Kota, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.
“Korban RF (10) ditemukan pertama pada Pukul 14.10 WIB, delapan belas menit kemudian ditemukan RS (9), disusul penemuan korban ketiga FL (13) Pukul 15.00 WIB,” papar Syamsul.
Lanjut Syamsul, berdasarkan keterangan warga dan beberapa teman korban, mereka bertujuh pada Pukul 14.0 WIB mencari ikan di Danau Wahana Babelan, yakni RF, RS, FL, KK, NL, JB, dan HN.
RF, RS, dan FL berenang ke tengah danau tanpa sadar kedalaman danau semakin dalam. Lalu mereka tenggelam karena tidak bisa berenang.
“Kemudian korban FL dan RS dibawa ke rumah sakit oleh keluarga dan RF dibawa ke rumah duka,” ujarnya.
Sementara, Ketua RT 006/RW 022 Perumahan Wahana Babelan, Desa Babelan Kota, Revy mengatakan, mengetahui ada anak yang tenggelam lantaran ramainya teriakan teman – teman korban. Ia menyesalkan kejadian tenggelam di danau galian Perumahan Wahana Babelan terulang kembali.
“Secepatnya kami akan menemui pihak pengembang agar setiap danau galian dipasangi pengaman serta plang pemberitahuan atau larangan mendekati danau,” pungkasnya. (FER)
Leave a Reply