Pemkab Bekasi Launcing Saluran Pengaduan Lewat Aplikasi

TEKAN TOMBOL: Forkompimda Kabupaten Bekasi secara bersamaan tekan tombol launching aplikasi.

CIKARANG PUSAT – Dinas Komunikasi Informatika Persandian dan Statistik (Diskominfo Santik) Kabupaten Bekasi luncurkan lima aplikasi berbasis internet. Lima aplikasi ini terintegrasi dengan sejumlah instansi terkait diantaranya Bebunge (Bekasi Nyambung Bae), dimana aplikasi ini akan memberikan kemudahan dalam pelayanan kepada masyarakat yang ingin tahu tentang ke-bekasian.Kemudian ada aplikasi call center 112, aplikasi comand center, aplikasi sistem pengendalian menara (sidamentel), newsroom.

Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja mengatakan, aplikasi Bebunge merupakan layanan aspirasi pengaduan masyarakat langsung secara daring yang dapat diakses melalui website dan telepon selular kepada pemerintah daerah.

“Di sini menjadi Command Center, sebagai pusat kendali guna mempermudah koordinasi antar instansi,dan sangat membantu dalam membuat keputusan-keputusan penting secara efektif dan efisien dalam melayani kepentingan masyarakat,”kata Eka saat meresmikan peluncuran aplikasi di Auditorium lantai 4 Gedung Diskominfo Santik Kabupaten Bekasi.

Eka juga memaparkan bagaimana cara kerja dari layanan telepon bebas pulsa Call Center 112, tentunya akan membantu masyarakat dalam menyampaikan pengaduan dalam kondisi darurat, seperti saat terjadi kebakaran, bencana alam, kerusuhan, emergensi kesehatan, kecelakaan, dan gangguan keamanan.

Sementara itu, Kepala Diskominfosantik Kabupaten Bekasi, Rohim Sutisna menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bekasi telah membangun infrastruktur jaringan Fiber Optic (FO) sepanjang 1.153 kilometer.

“Jaringan itu saat ini telah terhubung ke 60 perangkat daerah, 23 kecamatan, hingga menjangkau 85 SMPN,” katanya.

Dalam rangka smart Village, beber dia, pada tahun ini, jaringan Fiber Optic juga sudah dapat tersambung di 14 desa, dan telah terhubung melalui radio wireless ke 44 Puskesmas dan kelurahan.

“Kami akan terus berinovasi dalam bidang teknologi informasi di Kabupaten Bekasi. Tujuannya untuk mewujudkan smart governance sebagai salah satu indikator dalam pengembangan smart city,”pungkasnya.(DEJ)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*