Dinkes Imbau Warga Kota Bekasi Tidak Panik Soal Penularan Virus Corona

Dezy Syukrawati (kanan) saat pemaparan terkait Virus Corona.

MEDAN SATRIA-Beredar kabar dua warga Kota Depok yang positif terjangkit Virus Corona (Covid-19), Dinas Kesehatan (Dinkes) mengimbau agar warga masyarakat tidak panik, karena penularan virus tersebut dapat dicegah.

Menurut Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes Kota Bekasi, Dezi Syukrawati, ada dua indikator super aktif yang menjadi sarana penularan Virus Corona. Indikator pertama adalah orang yang bersangkutan kontak dengan Negara dimana penyebaran virus terjadi, yang kedua kontak erat dengan orang yang terkena virus.

“Jadi dia kalau sudah kontak erat dengan orang yang terkena Corona, baru tertular,”ujarnya saat ditemui Bekasiekspres di ruang kerja, Senin (02/03/2020).

Dijelaskan Dezi, sebetulnya kalau tidak kontak dengan siapapun virus tersebut akan mati dengan sendirinya di alam, dan cenderung menjangkiti orang yang kondisi fisiknya lemah serta mengabaikan kebersihan.

“Kalau kita tidak menjaga kebersihan kita, cuci tangan kita, makan tidak teratur, stamina kita tidak kuat, maka otomatis si virusnya yang akan menang. Makanya kalau dilihat dari kasus lebih banyak terkenanya yang tua karena kondisi fisiknya yang lemah,”bebernya

Oleh karena itu, ia juga mengimbau kepada seluruh warga masyarakat agar selalu berusaha menjaga kebersihan diri dan menjaga stamina dengan menjalani pola hidup sehat setiap hari agar terhindar dari virus Corona.

“Nah kalau orang biasa, kalau dia terkena virus mungkin akan mengalami gejala batuk, demam, tapi dia kan cepat pulih karena daya tahan tubuhnya bagus. Jadi sebenarnya, di luar orang yang sakit karena Corona, banyak juga yang sudah sehat. Itu yang harus dipahami,”jelas Dezi

“Kami juga mengimbau kepada masyarakat, kalau mengunakan transportasi umum gunakanlah masker dan tidak perlu panik juga. Sebab, kalau kita panik nanti tidak bisa kemana-mana,”imbuhnya mengakhiri. (RAN)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*