TAMBUN SELATAN-Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kecamatan tahun 2021 untuk yang terakhirnya dihelat di Tambun Selatan tepatnya di Dukuh Bima, Desa Lambangsari, Selasa (11/02/2020).
Camat Tambun Selatan, Junaefi mengungkapkan usulan yang diajukan dalam musrenbang ini merupakan usulan dari seluruh desa dan kelurahan yang ada di Kecamatan Tambun Selatan. Seperti, usulan museum di Gedung Juang agar tidak lagi perlu jauh-jauh ke lokasi wisata di luar Bekasi, kemudian Jatimulya ada Pekan Raya Jatimulya yang di helat tiap tahun, UMKM, Lubang Biopori, normalisasi kali di sekitar wilayah Tambun, serta usulan lainnya.
“Semua ini berkat kerjasama semua desa dan kelurahan yang ada di wilayah Tambun Selatan, kita usulkan agar menjadi kebutuhan yang berprioritas,”ungkapnya dalam penyampaian Musrenbang, Selasa (11/02/2020).
Junaefi menyebutkan, semua usulan yang menjadi prioritas dalam Musrembang pembangunan 2021 diharapkan dapat terealisasi. Sebab, tanpa dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bekasi tentu tidak akan ada perwujudan yang terjadi di Tambun Selatan.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Uju dalam sambutannya mengatakan, Musrenbang tahun 2021 yang disampaikan harus di kawal. Pemerintah Kabupaten Bekasi berkomitmen dengan program yang sudah dibuat.
“Pemerintah Kabupaten Bekasi berkomitmen mewujudkan pembangunan yang menjadi prioritas. Sebelum di-finalisasi hasil, maka dari itu meminta agar seluruh aspirasi ditentukan titik nol-nya agar tidak tumpang tindih dan rupiah yang dikeluarkan pun sesuai dengan anggaran yang diajukan,”kata dia.
Kendati semua usulan yang menjadi prioritas diusulkan, papar Uju, dipastikan semua usulan tidak akan terakomodir lantaran mengingat terbatasnya anggaran keuangan yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Bekasi.(DEJ)
Leave a Reply