Kunker Komisi IV Temukan Bangunan Sekolah Tidak Laik dan Nihil Meubelair

BAHAS HASIL KUNJUNGAN: Anggota Komisi IV bersama Kabid SMP Disdik Kabupaten Bekasi membahas hasil kunjungan ke SLTP Negeri 1 Bojongmangu.

BOJONGMANGU-Komisi IV DPRD Kabupaten Bekasi bersama Jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Bekasi yang didampingi Kabid SMP menyambangi SLTP Negeri 1 Bojongmanguu.

Anggota Komisi IV, dr. Asep Surya Atmaja mengatakan, kunjungan kerja lapangan ke SLTP Negeri 1 Bojongmangu, adalah upaya anggota Komisi IV untuk mengetahui langsung kondisi infrastruktur pendidikan yang ada di wilayah terpencil.

“Dengan kunjungan ini kita bisa mengetahui kondisi di SLTP Negeri 1  Bojongmangu yang mana tadi bisa dilihat ada beberapa kelas yang kondisi infrastrukturnya sudah tidak memungkinkan. Nantinya akan kita usulkan dan sampaikan supaya bisa dianggarkan, kebetulan saya juga duduk di Badan Anggaran,” ujarnya diwawancarai melalui sambungan telephone, Selasa (21/01/2020).

Jelas Asep, dari pengamatan di lokasi ada dua ruang kelas yang harus diperbaiki (renovasi) karena pembangunan dari tahun 2014, sekarang kondisinya sudah mulai kurang bagus. Selain bangunan yang kurang bagus, imbuh dia, ternyata juga belum ada meubelairnya.

“Selain kunjungan ke SLTP Negeri 1 Bojongmangu, tidak menutup kemungkinan akan lanjut ke SLTP Negeri 3 Cikarang Utara pada jumat mendatang untuk melihat lebih dekat kondisi pendidikan di Kabupaten Bekasi,” kata dia.

“Kunjungan kerja lapangan yang dilakukan Komisi IV tak hanya ke Bojongmangu, melainkan juga kemarin mengunjungi Wanasari, Cibitung untuk melihat secara langsung kondisi insfratruktur pendidikan di sana,”kata pria yang juga menjabat Ketua Fraksi Golkar.

Asep mengungkapkan bahwa dirinya ingin pendidikan Kabupaten Bekasi dapat berkembang dan lebih maju.
Jika pendidikan Kabupaten Bekasi maju, kata dia, pasti akan menghasilkan SDM dan bibit pemimpin yang berkualitas baik.

“Kita (Komisi IV DPRD) sangat memperhatikan kondisi infrastruktur sekolah yang ada di Kabupaten Bekasi, sehingga prioritas kami adalah bagaimana sekolahan yang ada harus dalam kondisi benar-benar baik dan tidak dalam keadaan memprihatinkan dalam segi apapun,”pungkas dia.(DEJ)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*