Balitbangda Sebut 114 Inovasi Diluncurkan 56 OPD

Kabid Pemerintahan dan Peraturan pada Balitbangda Pemkab Belasi, Agus Dahlan.

CIKARANG PUSAT-Inovasi yang digagas Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Bekasi ternyata cukup banyak dilakukan, hanya saja tidak teradministrasikan dan terkoordinir.

Kabid Pemerintahan dan Pengkajian Peraturan Balitbangda, Agus Dahlan, menuturkan bahwa di tahun 2019 ini Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kabupaten Bekasi bekerjasama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN). 

“LAN memiliki yang namanya laboraturium inovasi, dan dalam laboraturium ada lima tahapan dengan nama 5D, diantaranya dump up, diagnos, desain, delivery, display,”ujarnya yang diwawancarai di ruang kerjanya, Senin (16/12/2019).

Jelas Agus, program inovasi daerah tertuang dalam PP 38 tahun 2017 tentang Inovasi Daerah, Kabupaten Bekasi sendiri kini sudah memasuki tahap delivery, ditandai adanya penandatanganan antara Bupati Bekasi dengan masing-masing kepala OPD.

“Kita bersama LAN melakukan sharing, kemudian melakukan diagnosa, dari diagnosis ini menghasilkan sebanyak 114 inovasi. Total 56 OPD yang terdiri dari Dinas, Badan, maupun Kecamatan sudah melaporkan inovasinya kepada Balitabangda Kabupaten Bekasi,”ujar dia.

“Untuk yang kecamatan terdapat 19 kecamatan sudah melakukan inovasinya, diantaranya Kecamatan Cikaranga Barat, Cikarang Utara, Setu, Serangbaru, Tambun Selatan, Tambun Utara, Cikarang Selatan, Cibitung, Tambelang, Cibarusah, Babelan, Tarumajaya, dan Sukakarya,”lanjutnya.

Sedangkan untuk 3 kecamatan yang belum merilis inovasinya, papar Agus, yakni Kecamatan Cikarang Pusat, Kedungwaringin, serta Karang Bahagia. Sekarang, sambung dia, akan dilaksanakan penandatanganan fakta pelaksanaan inovasi dengan melakukan perjanjian antara Bupati Bekasi dengan Kepala OPD terhadap inovasi yang akan dikembangkan di masing-masing OPD-nya.

Disinggung apakah inovasi yang dibangun OPD masih sebatas uji coba atau udah diterapkan, bebernya, banyak tahapan yang harus dilalui, untuk 2019 ini. Kabupaten Bekasi baru masuk tahap delivery dan di tahun 2020 baru tahap pelaksanaannya.

“Di sini tidak ada tahap uji coba, tetapi nanti masuk dalam tahap kegiatan,”pungkas dia.(DEJ)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*