KLB Tetapkan Hanum Sebagai Ketua Askab Bekasi

Penyerahan bendera PSSI kepada ketua Askab Bekasi terpilih.

CIKARANG TIMUR – Kongres Luar Biasa (KLB) secara aklamasi menetapkan Hanum Sutisna sebagai Ketua Asosiasi Sepak Bola Kabupaten (Askab) Bekasi.

Sekretaris KLB, Suryadi saat ditemui wartawan di Media Centre, Stadion Wibawa Mukti, Kecamatan Cikarang Timur, menjelaskan aklamasi digelar lantaran calon lainnya Aang Sutrisna mengundurkan diri di saat KLB dihelat.

“Karena Aang Sutrisna mengundurkan diri, makanya kami langsung laksanakan aklamasi dan langsung menetapkan Hanum Sutisna sebagai Ketua Askab Bekasi,” terang Suryadi, Selasa (15/1/2019).

Dibeberkan Suryadi, aklamasi disetujui oleh seluruh peserta kongres yang terdiri dari 33 Sekolah Sepak Bola (SSB) dan Club se Kabupaten Bekasi.Pimpinan sidang pun langsung menetapkan hasil musyawarah secara mufakat.

Sebelumnya, papar Suryadi, Hamun dan Aang lolos pada verifikasi calon pada 10 Januari 2019 lalu. Keduanya, sudah memenuhi persyaratan dalam pencalonan.

Mengenai formatur, Suryadi menyebutkan ketua terpilih langsung membentuk formaturnya. Aang sendiri, langsung ditunjuk sebagai Wakil Askab Bekasi.

“Jadi tidak ada penyusunan pengurus lagi. Nanti, pihaknya akan menyusun program besama Exco terpilih untuk menggulirkan dan menjalankan kepengurusan,” ujarnya.

Masih kata Suryadi, saat penyusunan program ke depan tidak akan jauh dari program sebelumnya. Karena nanti, sambung dia, program yang diusulkan hanya bersifat penyesuaian.

“Program sendiri sudah ada di Asprov. Pengurus baru tetap mengusulkan, namun hanya bersifat menyesuaikan. Bila ada yang akan dirubah, itu diatur sedemikian rupa sesuai dengan kesepakatan antara Askab dan Asprov PSSI,” terangnya.

Ketua terpilih, Hamun Sutisna mengakui akan banyaknya program yang akan disiapkan. Namun, yang paling ditekankan yakni soal sarana dan prasarana. Dimana, ada beberapa SSB dan Club yang masih bentrok jadual saat akan menjalankan latihan.

“Kita, pertama akan mengajukan lapangan pada Dinas Budaya, Pemuda dan Olahraga (Disbudpora) Kabupaten Bekasi,” imbuhnya.

Hanum pun tidak menampikan banyak hal yang mesti dibenahi, termasuk pada Club Persikasi Bekasi.

“Sementara itu, kita masih akan membahas sepenuhnya. Dalam mendukung kelancarannya, tetap membutuhkan masukan dari semua steakholder, termasuk pada penggiat dan pemerhati sepak bola,” tutupnya.(ZAL)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*