Joman Desak KPK Usut Politik Uang Rp 1 Triliun

Nicodemus Godjang

JAKARTA- Ketua Umum Relawan Nasional Jokowi Mania (Joman) Nicodemus Godjang mendesak KPU dan Bawaslu mengusut dugaan politik uang pemberian mahar kepada PKS dan PAN masing-masing Rp.500 Miliar oleh balon Cawapres Sandiaga Uno. Hal itu disampaikan Nico karena adanya pengakuan Sandi yang dikutip dari Andi Arif. “Jika sudah ada pengakuan itu seperti yang disampaikan Andi Arif, ya tanpa dilaporkan Bawaslu harus langsung proses. Tidak perlu menunggu laporan. Karena jika dugaan itu benar artinya sudah terjadi praktik politik uang,” tegas Nico.

Dugaan praktik politik uang dengan mahar untuk menjadi Cawapres itu tidak dibenarkan UU. Tidak hanya itu, kata Nico, itu juga akan merusak iklim demokrasi. “Tidak boleh dibiarkan. Harus diusut tuntas. Kalau dugaan itu benar akan membahayakan generasi kita. KPK juga harus mensupervisi Bawaslu agar persoalan mahar ini terbuka dipublik secara transparan. Kenapa KPK harus terlibat, karena saat itu posisi Sandiaga adalah Wakil Gubernur DKI, atau sebagai pejabat negara,” kata Ketum Joman ini.

Tidak hanya itu, dirinya juga berharap agar PKS dan PAN melaporkan Andi Arif jika dugaan itu tidak benar. Karena jelas merusak kredibilitas PKS dan PAN. “tinggal kita lihat. Jika PKS dan PAN tidak melaporkan Andi Arif seperti pernyataan petinggi kedua partai itu, maka dugaan itu sudah dibenarkan oleh Sandi. Saya tegaskan ini bukan main-main tapi menjadi catatan penting bagi bangsa. Harus tuntas, dana Rp.1 Triliun itu untuk apa? Apakah mahar politik atau apa,” tegas Nico lagi sembari meminta KPK mensupervisi Bawaslu.

Seperti diketahui, munculnya mahar politik Rp.1 Trliun yang diberikan Sandiaga Uno kepada PKS dan PAN agar bisa menjadi cawapresnya Prabowo. Dugaan itu dilontarkan Wasekjen DPP Partai Demokrat, Andi Arif. Namun, ciutan Andi Arif langsung dikecam para petinggi PKS dan PAN dengan mengancam akan melaporkan Andi Arif ke Polisi sebagai pencemaran nama baik. Namun hingga saat ini ancaman petinggi PKS dan PAN itu tidak dibuktikan. Bahkan, muncul statemen Sandiaga Uno dengan pengakuannya sebagai dana kampanye. (GUN)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*