GMBI dan PPIB Minta Kepastian Pembangunan Islamic Center

TUNTUT KEPASTIAN : Aksi demonstrasi ormas GMBI dan Patriot Pejuang Islam Bekasi menuntut kejelasan pembangunan gedung Islamic Center Kabupaten Bekasi.

CIKARANG PUSAT – Ratusan massa dari Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) dan Patriot Pejuang Islam Bekasi (PPIB) mendatangi komplek perkantoran Pemkab Bekasi menuntut kejelasan pembangunan Islamic Center.

“Gedung islamic centre Kabupaten Bekasi yang sudah dibangun dengan anggaran ratusan miliar dana APBD kini mangkrak,” kata Ketua Distrik GMBI Kabupaten Bekasi Boksu, Senin (2/4).

Dia mengatakan, di daerah tetangga seperti Karawang dan Kota Bekasi, memiliki Islamic Center sebagai tempat berkumpulnya umat islam, khususnya muslim yang akan menunaikan ibadah haji.

“Kita diungsikan ke Islamic Center milik orang lain, kita disisihkan, dikucilkan. Kemana anggaran ratusan miliaran itu, sampai hari ini masih mangkrak,” ujarnya.

Realitas di lapangan, sambung dia, gedung Islamic Center Kabupaten Bekasi kini menjadi sarang penyamun, aktifitas pelacuran, dan aktifitas negatif lainnya.

“Dijadikan sarang kaum LGBT (Lesbian, Gay, Biseksual, Transgender). Seharusnya jadi sarana ibadah. Ini yang kami perjuangkan,” ucapnya.

Dia menambahkan, penegak hukum sudah menetapkan sejumlah tersangka, namun bukan aktor intelektual dan ada indikasi sejumlah pejabat Pemkab Bekasi terlibat dalam proses pembangunan Islamic Center.

“Kita malu jadi warga Kabupaten Bekasi, gedung umat muslimnya jadi sarang maksiat. Harusnya jadi tempat pengkajian, syiar islam, dan kantornya umat muslim,” tandasnya.(ONE)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*