Dishub Kerahkan 200 Personil Antisipasi Dampak Pemberlakuan Ganjil-Genap

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Yayan Yuliana.

BEKASI SELATAN – Pemerintah Kota Bekasi siap menyukseskan pelaksanaan ganjil genap di Tol Bekasi Timur dan Bekasi Barat pada 12 Maret 2018, hal ini disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Yayan Yuliana saat di wawancarai Metro TV di ruangannya pagi tadi, sabtu (10/3).

Dijelaskan Yayan, salah satunya yang dipersiapkan oleh Pemerintah Kota Bekasi dalam menekan angka kemacetan akibat pemberlakuannya ganjil -genap Tol Cikampek adalah dengan dialihkan ke jalan Arteri Kota Bekasi.

Jalan arteri yang sudah kami siapkan  diantaranya Jalan KH Noer Alie, Jalan I Gusti Ngurah Rai, Jalan Jendral Sudirman, Jalan Ir H Djuanda, Jalan Mayor Hasibuan,.

“Kendaraan yang berpelat ganjil/genap yang bukan  jadwalnya pasti akan memilih jalan arteri untuk menempuh perjalanannya,” ujar Yayan.

Menurutnya, potensi kemacetan di lima ruas  jalan utama di wilayahnya itu dilatarbelakangi Kota Bekasi yang berbatasan dengan Jakarta.

Kelima ruas jalan tersebut merupakan jalur  penghubung DKI Jakarta menuju kawasan Jawa Barat. Untuk itu, pihaknya akan menempatkan personel Dinas Perhubungan sebanyak 200 orang yang ditempatkan di titik-titik kemacetan dan juga di jalan-jalan arteri, serta untuk di pintu Tol  akan ditempatkan 10 petugas Dishub di tiap-tiap pintu Tol.

” Kami terus melakukan kordinasi dan komunikasi dengan pihak-pihak terkait agar program ini dapat berjalan dengan baik,” tutupnya. (GUN/ADV HUMAS)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*