Danramil Babelan Tegaskan Kawal Proses Hukum Pengedar Tramadol

Komandan Koramil 04 Babelan, Kapten (Inf) Windiarto.

BABELAN – Komandan Koramil 04 Babelan, Kapten (Inf) Windiarto menegaskan, terduga pengedar tramadol yang kabur saat digerebek warga harus dikejar dan diusut tuntas.

Hal ini diungkapkan Kapten Windiarto pasca menanggapi laporan warga dan telah mengamankan obat – obatan golongan G serta kendaraan yang ditinggal terduga pengedar tramadol dan hexymer, Senin (15/06/2026).

“Terimakasih kepada masyarakat yang telah mempercayakan hal ini, kami akan mengawal penegakan hukumnya,” ungkapnya.

Dalam setiap kesempatan, ia selalu mengingatkan masyarakat seluruh element tentang bahayanya mengkonsumsi obat – obatan golongan G. Dirinya juga mengimbau agar masyarakat berkolaborasi dengan aparat baik itu Pemerintahan, TNI serta Polri. Tentu dengan kerjasama yang baik dapat menekan ruang gerak para pengedar obat – obatan golongan G, narkoba serta penjualan minuman keras.

Kapten Windiarto menerangkan, tramadol dan hexymer adalah dua jenis obat keras yang sering disalahgunakan di luar indikasi medis. Keduanya bukan suplemen atau vitamin, melainkan obat yang berisiko tinggi menyebabkan ketergantungan dan hanya boleh dikonsumsi berdasarkan resep dokter.

Lanjutnya, jika disalahgunakan, tramadol dapat memicu kecanduan, mual, muntah, pusing, halusinasi, hingga overdosis yang berakibat fatal. Sedangkan hexymer dapat menyebabkan kerusakan saraf, hingga gangguan mental.

“Banyaknya kejadian tawuran remaja, genster, tidak menutup kemungkinan dipicu juga oleh efek konsumsi obat obatan ini. Sebab itu marilah kita jaga anak – anak dari pergaulan bebas demi terciptanya generasi muda penerus bangsa,” tegasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Humas Polsek Babelan, Aipda Bahrudin mengatakan, sudah mendapat informasi dari Bhabinkamtibmas Desa Babelan Kota, Aipda Jajang Tendi.

“Saya baru mendapat informasi siang ini, dan diteruskan ke pimpinan,” singkatnya.

Ditanya mengenai perkembangan penanganan pengedar tramadol hasil tangkapan warga sebelumnya, Aipda Bahrudin mengaku belum update perkembangan terbaru.
(FER)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*