BEKASI TIMUR – Menindaklanjuti berakhirnya masa kerjasama antara kedua perusahaan air minum milik pemerintah daerah, Perumda Tirta Patriot akan segera menggelar rapat dengan jajaran direksi PDAM Tirta Bhagasasi untuk membahas pemisahan aset Kantor cabang yang berada di wilayah Poncol dan Rawa Tembaga.
Demikian diungkapkan Plt Dirut Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi Ali Imam Fariyadi usai melaksanakan kegiatan halal bihalal bersama staf dan karyawan perusahaan, yang dihadiri oleh Plt Wali Kota Bekasi Tri Adhianto beserta jajaran direksi PDAM Tirta Bhagasasi.
“Alhamdulillah di Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) itu sudah ada penganggaran 50 miliar, yang memang itu bagian dari kompensasi Kota Bekasi kepada Pemkab Bekasi. InsyaAllah Minggu ini akan ada rapat antara tim Kota dan Kabupaten Bekasi untuk membahas tindak lanjut pengakhiran kerjasama, karena memang sisanya itu masih ada 4 cabang dan 1 unit,”kata Dirut Perumda Tirta Patriot Ali Imam Fariyadi, Selasa (09/05/2023).
Lebih lanjut, ia mengatakan adapun ke empat cabang dan satu unit yang belum diserahterimakan oleh PDAM Tirta Bhagasasi kepada Perumda Tirta Patriot yakni, Cabang Poncol, Rawa Tembaga, Rawalumbu, Pondok Ungu dan 1 (satu) Kantor Cabang Pembantu (KCP) unit Setia Mekar yang memiliki total pelanggan kurang lebih 65 ribu
Sebelumnya, usai penandatanganan berakhirnya kedua perusahaan plat merah milik pemerintah daerah tersebut, PDAM Tirta Bhagasasi telah menyerahkan tiga wilayah pelayanan miliknya yang berada di Kota Bekasi, antara lain Kantor Cabang Wisma Asri, Kantor Cabang Pembantu Pondok Gede, serta Harapan Baru.
Ketiganya merupakan bagian dari total delapan aset yang akan diserahkan seluruhnya kepada Kota Bekasi secara bertahap sesuai hasil kesepakatan kedua daerah.
“Kemarin tahap pertama tiga wilayah layanan cabang Wisma Asri, KCP Harapan Baru, KCP Pondok Gede per maret cut off sudah masuk ke kita semua kurang lebih 18 ribu pelanggan. Jadi total pelanggan kita per Maret (2023) sudah enam puluh ribu delapan ratus sekian,” terangnya.
Lebih lanjut, Ali Imam menjelaskan untuk cabang Wisma Asri sebelumnya memang telah menggunakan air curah dari Tirta Patriot dengan jumlah hampir 50 persen lebih, dengan total nilai hampir 1,5 miliar perbulan.
“Jadi memang untuk Wisma Asri kita tidak terlalu banyak, karena memang ada income kita yang akhirnya tidak ada lagi, karena curahnya kan langsung dari kita,”pungkasnya. (RAN)
Leave a Reply