RAWALUMBU-Jam’iyyah Ahlith Thariqah Al-Mu’tabarah An-Nahdliyyah (Jatman) Kota Bekasi melakukan Rapat kerja (Raker) perdana untuk menentukan langkah strategis serta penguatan organisasi bertempat di Gedung NU Centre, Sepanjang Jaya,Rawalumbu.
“Tentunya karena ini sesuatu yang baru, melalui Raker ini kita atur langkah yang paling strategis untuk 6 bulan atau 1 tahun ke depan. Katakanlah penguatan organisasi. Karena Jatman Kota Bekasi ini tidak memiliki estafeta yang ideal dalam kepengurusan yang sebelumnya,”ucap Ustadz Ahmad Sauki, Ketua Jatman Kota Bekasi Mingu,(01/03/2020).
Oleh karena itu, lanjut Ahmad Sauki, pihaknya ingin membangun konstruksi organisasi yang ideal supaya nanti kepemimpinan Jatman yang sekarang ini bisa melanjutkan kepada regenerasi selanjutnya.
“Jatman Kota Bekasi juga mempunyai komitmen untuk membangun sinergi dengan PC NU Kota Bekasi di bawah kepemimpinan KH.Madinah dan KH. Mir’an Syamsuri, karena Jatman Kota Bekasi butuh dukungan dari semua elemen warga nahdliyin,”terangnya.
Ia menjelaskan, karena aspek obyek gerakan Jatman adalah tradisi thoriqoh, maka tentunya PC NU bergerak di bidang syariat pengamal ibadah sehari-hari. Maka Jatman memilih mengisi kepada aspek thoriqoh, dimana thoriqoh adalah penataan suasana batin.
“Sehingga nanti individu warga nahdliyin khususnya, dan umat islam umumnya mampu memiliki ketahanan syariat dan juga aspek rohaniah, bathiniah melalui thoriqoh itu sehingga menciptakan individu yang toleran, moderat dan juga selalu mengedepankan nilai-nilai islam,”bebernya.
Hal senada juga diutarakan Eri Mutawali, salah seorang pengurus Jatman Kota Bekasi. Menurutnya, Jatman berada di bawah banom NU yang berdiri di level pusat, propinsi, kota bahkan di tingkat kecamatan juga ranting, dan saat ini Jatman di Kota Bekasi telah terbentuk.
“Ini adalah Raker yang pertama, dan nanti akan ada Raker selanjutnya. Jadi setelah SK keluar ini adalah acara pertama, meskipun rapat harian sebelumnya sudah ada,”kata Eri.
Diungkapkannya, tujuan dari Jatman sendiri adalah untuk membumikan thoriqoh ahnadiyah di Kota Bekasi. Sedangkan thoriqoh sendiri terdiri dari banyak aliran yang sanatnya langsung ke Rosululloh dan juga ada yang tidak.
“Kita pengen dengan adanya Jatman ini membumikan thoriqoh annahdiyah di Kota Bekasi ini. Artinya,thoriqoh yang sesuai dengan ajaran, prinsip dan arahan para kyai nahdlatul U
ulama ahlul sunah wal Jamaah dan bimbingan mursyid habib Luthfi bin Yahya tentu,”pungkasnya. (RAN)
Leave a Reply