BEKASI TIMUR-Dewan Pengurus Cabang Partai Keadilan Sejahtera (DPC-PKS) Kecamatan Bekasi Timur menghelat Musyawarah Ranting (Musran) di Markas Da’wah DPC PKS Bekasi Timur, Jalan Raya Timor Raya, Perumnas 3, Arenjaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi.
Ketua DPC PKS Bekasi Timur, Widodo Ratno Prasetyo mengatakan, hari ini adalah penetapan ketua Ketua Dewan Pengurus Ranting (DPRa) yang baru diantaranya, DPRa Arenjaya (Rahman Hakim), Durenjaya (Saifulloh)
Bekasijaya (Ahmad Fahrurozi), Margahayu (Indra Santoso). Sedangkan pelantikannya nanti akan dilakukan secara serempak se Kota Bekasi pada tanggal 15 Desember 2019.
“Untuk pengurus ranting, ini secara rutin pergantian dalam 2 tahunan. Fokus PKS tetap akan berbasis pada pelayanan. Karena masyarakat di Bekasi Timur memang sangat senang jika ada yang menyapa dan melayani. Nah PKS Bekasi Timur ini memang trademark-nya seperti itu, artinya kita akan konsisten melanjutkan program-program kebaikan sebelumnya untuk lebih menajamkan,” ujarnya kepada awak media, Minggu (08/12/2019).
Ke depan Widodo ingin memastikan daerah-daerah yang sudah dikunjungi kader PKS dalam berbagai kegiatan sosialnya akan terus terpantau perkembangannya.
“Warganya teradvokasi dalam layanan kesehatan dan pendidikan, sebagaimana yang sering kita lakukan mengawal aspirasi masyarakat, sehingga menjadi kawasan binaan,”terangnya.
Di bawah kepemimpinannya, Widodo menargetkan perolehan 3 anggota legislatif dari dapil 1 Bekasi Timur dan Bekasi Selatan. Meski hal itu adalah pekerjaan sulit namun ia mengaku memiliki strategi sendiri.
“Saya ingin ada keterwakilan perempuan dari dapil 1 Bekasi Timur yang duduk di DPRD. Karena kader perempuan PKS, saya pikir sudah punya kemampuan dan kompetensi yang baik dan laik untuk menjadi wakil rakyat, selain ada juga keinginan masyarakat agar ada kader perempuannya di legislatif,”tukasnya.
Sementara itu di tempat yang sama, mantan ketua DPC PKS Bekasi Timur yang kini duduk di DPRD Kota Bekasi, Bambang Purwanto menyatakan dirinya akan terus mendukung langkah- langkah kepengurusan baru ini. Target 2 kursi dewan baginya cukup realistis, karena Bekasi Timur pernah memiliki sejarah di tahun 2004 mengantarkan kader terbaiknya menjadi legislator.
“Saya kira target itu realistis, apalagi kita pernah mengalami hal itu di 2004. Ditambah lagi dengan ketua-ketua baru yang terpilih ini usianya masih relatif cukup muda dan milenials. Sebagai anggota legislatif 3 hal yang harus saya lakukan, pertama bersinergi dengan struktural, kedua bersinergi dengan kader di bawah dengan segala kegiatannya dan ketiga, bersinergi dengan masyarakat, dengan cara menjadikan kader sebagai mata dan telinga saya dalam upaya memberikan pelayanan dan advokasi terbaik bagi masyarakat,”bebernya.
“Tahun 2020 PKS juga akan mencanangkan tahun rekrutmen, bagaimana menambah dan meningkatkan kader-kader baru. Mengajak kepada simpatisan masyarakat untuk bergabung dalam keluarga besar PKS Bekasi Timur terutama dari kalangan milenial,”imbuhnya mengakhiri.(RAN)
Leave a Reply